Tips Memasang Batu Alam

Kehadiran batu alam mampu menambah nilai estetika sebuah bangunan. Batu alam bisa Anda pilih sebagai ornamen untuk melengkapi kindahan hunian. Lewat aplikasi batu alam, rumah tak hanya disulap dengan tampilan yang menarik, tetapi juga tampak lebih natural serta memberi sentuhan kemewahan

Untuk itu, berikut adalah tips-tips bagaimana memasang batu alam agar tercipta nuansa keindahan alami pada rumah:

1.   Tentukan pola dan ukuran

Tentukanlah dahulu ukuran batu alam serta pola pemasangannya sebelum batu mulai dipasang pada dinding rumah.

2.   Gunakan material perekat yang tepat

Kuat atau tidaknya batu alam menempel pada dinding atau lantai terletak pada semen yang digunakan. Untuk itu, pakailah adukan semen yang memang dikhususkan untuk ini.

3.   Pasang dengan benar

  • Batu alam merupakan material dengan pori-pori yang cukup besar sehingga mudah lepas bila ditempel langsung. Untuk itu sebelum dipasang, rendamlah terlebih dahulu didalam air.
  • Bersihkan permukaan dinding agar batu alam lebih kuat menempel.
  • Pemasangan batu alam dilakukan secara manual dengan roskam bergigi sebagaimana umumnya.
  • Tebal spesi adukan perekat yang dianjurkan adalah 4-8 mm (bergantung pada jenis dan ukuran batu alam), lalu tempelkan ke dinding perlahan-lahan.
  • Perhatikan benar presisi batu pada saat membeli, dan gunakan tukang yang sudah berpengalaman dalam pemasang batu alam Batu alam relatif berat karenanya Anda membutuhkan semen yang lebih banyak, mutu pasir yang baik dan air yang bersih sebagai 'lem' penempel. Makin rendah mutu adukan, makin mudah batu tersebut lepas.

Jika pemasangan batu alam telah selesai, selanjutnya sikat permukaan batu dan keringkan. Lalu lapisi dengan cat ARCA Seri Perlindungan Batu Alam,yang sebelumnya telah diberi cairan ARCA PEMBERSIH LUMUT. Sehingga, batu alam tampil lebih indah, alami, dan tahan terhadap cuaca, air, jamur, serta lumut.